# Jurnal Bany Uprealband
## 9 Oktober 2026
### Part 6: Menghitung Nilai Pekerjaan Dokumentasi Sejarah
Di sela-sela penyusunan dokumentasi, gue juga mencari gambaran mengenai biaya apabila proyek semacam ini dikerjakan oleh penulis profesional atau ghostwriter.
Menyusun sejarah Uprealband dari 2004 hingga 2026 bukan sekadar menulis beberapa halaman. Pekerjaannya dapat mencakup penelusuran arsip, pemeriksaan sumber, pencocokan kronologi, wawancara, pengumpulan foto, dan penyuntingan.
Berdasarkan gambaran ruang lingkup pekerjaan yang gue bayangkan, gue memperkirakan proyek dokumentasi sejarah seluas ini bisa berada pada kisaran Rp50 juta hingga Rp90 juta, bergantung pada kedalaman riset dan kebutuhan pengerjaannya.
Angka tersebut merupakan perkiraan gue untuk proyek dengan cakupan yang dibayangkan, bukan harga pasti yang berlaku bagi semua penulis profesional.
Lalu muncul pertanyaan: bagaimana kalau sebagian besar pekerjaan awal bisa dikerjakan sendiri dengan bantuan AI dan perangkat yang sudah tersedia?
Pendekatan DIY tentu tetap membutuhkan waktu, tenaga, dan ketelitian. AI juga tidak otomatis membuat setiap informasi menjadi benar.
Namun, gue bisa mengerjakan prosesnya secara bertahap, memeriksa hasilnya sendiri, dan memperbarui dokumentasi ketika menemukan bukti baru.
Perangkat yang sudah dimiliki pun dapat dimanfaatkan untuk pekerjaan yang sebelumnya mungkin belum terpikirkan. Komputer dan GPU yang dahulu digunakan untuk kebutuhan kreatif sekarang juga dapat membantu proyek dokumentasi sejarah.
Bukan berarti seluruh biaya langsung menjadi nol. Waktu dan tenaga tetap punya nilai. Tetapi gue bisa menentukan sendiri bagian mana yang dikerjakan, alat mana yang digunakan, dan kapan prosesnya perlu dikembangkan lebih lanjut.
🎧 Dengarkan karya Uprealband di Spotify

