Jurnal Bany Uprealband
9 Oktober 2026
Part 11: Dari PC Jakarta ke Mini Studio Rumah Depok, Apakah AI Lokal Bisa Melanjutkan Pekerjaan?
Seperti yang sudah pernah gue ceritakan sebelumnya, aktivitas gue tidak selalu berada di satu tempat. Kadang gue berada di Jakarta, tetapi setiap Jumat malam hingga Minggu, gue berada di Depok.
Perpindahan tempat ini ternyata ikut memunculkan tantangan baru dalam pengembangan sistem AI lokal Uprealband.
Sebelumnya, gue sudah mengutak-atik AI lokal di PC yang digunakan untuk pekerjaan di Jakarta. Sistemnya mulai gue bangun untuk membantu proses dokumentasi sejarah Uprealband, termasuk pengolahan data dan pendeteksian informasi yang saling bertentangan.
Sekarang, giliran Mini Studio Rumah di Depok yang akan gue gunakan untuk melanjutkan eksperimen tersebut.
Pertanyaannya sederhana, tetapi jawabannya belum tentu sesederhana itu.
Apakah sistem AI lokal yang sudah gue bangun bisa dilanjutkan di PC Mini Studio Rumah karena kedua PC sudah gue sinkronkan? Apakah cukup dengan membuka kembali proyek dan melanjutkan pekerjaan yang sebelumnya sudah dilakukan? Atau ternyata masih ada komponen yang harus dipasang, konfigurasi yang harus disesuaikan, bahkan mungkin proses yang harus gue ulang dari awal?
Entahlah. Sampai tulisan ini dibuat, gue masih dalam tahap pengujian.
Gue belum bisa memastikan apakah sinkronisasi yang sudah disiapkan benar-benar mampu membuat kedua PC bekerja secara berkesinambungan. Berkas proyek yang tersinkronisasi belum tentu berarti seluruh lingkungan AI lokal, pustaka, dependensi, model, dan konfigurasinya otomatis tersedia di kedua komputer.
Itulah yang ingin gue buktikan sekarang.
Gue ingin melihat apakah pekerjaan yang dimulai di Jakarta bisa diteruskan di Depok tanpa harus mengulang seluruh proses. Kalau berhasil, pendekatan ini akan membuat pekerjaan lebih fleksibel. Ketika berada di Jakarta, gue bisa mengerjakan satu bagian. Ketika kembali ke Depok pada akhir pekan, gue bisa melanjutkannya dari Mini Studio Rumah.
Dengan begitu, pekerjaan tidak terlalu terikat pada satu komputer atau satu lokasi.
Namun, gue juga tidak mau buru-buru menyimpulkan bahwa semuanya pasti berhasil hanya karena sinkronisasi sudah dibuat. Pengujian tetap diperlukan, dan hasilnya harus dilihat langsung.
Kalau ternyata ada instalasi tambahan yang dibutuhkan, ya berarti itu bagian dari proses. Kalau ada konfigurasi yang belum sesuai, gue perbaiki. Kalau sistemnya langsung berjalan, tentu itu menjadi hasil yang menggembirakan.
Yang jelas, tujuan gue bukan sekadar membuat AI lokal bisa berjalan di satu PC. Gue sedang mencoba membangun alur kerja yang bisa digunakan secara berkelanjutan, mengikuti aktivitas gue yang kadang di Jakarta dan kadang di Depok.
Semua ini masih dalam tahap eksperimen. Belum ada jawaban pasti, dan gue tidak ingin menuliskan keberhasilan sebelum pengujiannya selesai.
Untuk sementara, gue lanjutkan dulu pengujiannya di Mini Studio Rumah Depok.
Apakah AI lokal bisa melanjutkan pekerjaan dari PC sebelumnya? Apakah sinkronisasi sudah cukup? Atau harus ada bagian yang dipasang ulang?
Kita lihat nanti hasilnya.
Komputer menyala, eksperimen berlanjut, dan seperti biasa, jangan lupa ngopi.
Jurnal Bany Uprealband, 9 Oktober 2026.
Dari Jakarta ke Depok, pekerjaan tetap diusahakan berlanjut. Hasil pengujian menyusul.
🎧 Dengarkan karya Uprealband di Spotify
Klik di sini untuk mendengarkan
