WEBSITE RESMI · DEPOK · SEJAK 2004

UPREALBAND

Band indie asal Depok sejak 2004.
Musik, cerita, proses, dan perjalanan yang terus berjalan.

UPREALBAND
2004—NOW

01 / PINTU UTAMA

Website resmi Uprealband untuk membaca cerita, mendengarkan karya, dan mengikuti apa yang sedang terjadi.

Masuk ke Karya →
02 / UPDATE TERBARU

Yang baru
ditulis.

Catatan dari ruang produksi, arsip lama, dan hal-hal yang belum selesai.

AI Cuma Disuruh Bikin Thumbnail, Kok Jadi Kura-Kura Ninja?


Jurnal Uprealband: Gara-Gara Ganti Thumbnail YouTube Lagi

Gue sebenernya cuma mau desain ulang thumbnail channel official YouTube Uprealband pakai AI.

Konsep awalnya simpel banget. Empat personel Uprealband pakai penutup mata orange, biar kelihatan sedikit misterius dan sekalian tetap membawa DNA visual Uprealband.

Pas lagi asyik ngulik di kantor, temen sebelah nggak sengaja liat layar monitor gue.

Langsung nyeletuk:

> “Lah, kayak Kura-Kura Ninja aja, bro!”



Gue spontan jawab:

> “Lha emang hahahahaha!”



Bukannya berhenti, pikiran gue malah lanjut ke mana-mana.

Kalau empat personel ini jadi Kura-Kura Ninja, silakan tebak sendiri mana Leonardo, Donatello, Michaelangelo, sama Raphael.

Terus muncul pertanyaan berikutnya:

Kalau Splinter-nya siapa?

Kalau ditanya rame-rame, kayaknya jawabannya bakal kompak:

“OBHIK!”

Hahahaha.

OBHIK memang cocok jadi Master Splinter versi Uprealband. Sosoknya nggak terlalu nongol di depan, tapi jago banget ngulik sound.

PC yang dipakai di studio juga nggak harus komputer sultan dengan spek dewa.

Tapi begitu tangannya pegang mouse...

BOOOOMMM!

Hasil recording yang tadinya biasa saja bisa berubah jadi keren.

Jadi mungkin Master Splinter nggak harus punya tongkat. Cukup punya telinga, komputer, mouse, dan ngerti cara ngulik sound.

Terus April O'Neil Siapa?

Nah, ini malah makin absurd.

Kalau di Kura-Kura Ninja ada April O'Neil, di Uprealband siapa?

Jawabannya bukan orang.

Karya Uprealband itu sendiri.

Lagu, recording, foto, video, tulisan, website, sampai arsip.

Karena justru dari karya-karya itulah perjalanan Uprealband akhirnya bisa diceritakan.

Kadang personelnya sendiri mungkin sudah lupa detail suatu kejadian.

Tapi rekamannya masih ada.

Foto masih ada.

Lagu masih ada.

Website masih bisa ditemukan.

Arsip lama masih bisa dibuka.

Akhirnya karya-karya itu yang berbicara.

Jadi kalau empat personel adalah para Ninja, maka karya-karya Uprealband bisa dibilang sebagai April O'Neil versi Uprealband.

Markasnya Bukan Gorong-Gorong

Kalau Kura-Kura Ninja punya markas di bawah tanah, Uprealband juga punya markas.

Tapi bukan gorong-gorong.

Music Studio.

Di situlah ngumpul, latihan, recording, ngulik sound, ngobrol, bercanda, dan entah bagaimana pembicaraan bisa tiba-tiba melebar ke mana-mana.

Termasuk sampai akhirnya satu foto thumbnail YouTube berubah menjadi pembahasan Kura-Kura Ninja.

Terus Musuhnya Siapa?

Kalau sudah ada Ninja, Splinter, April, dan markas, rasanya kurang lengkap kalau nggak punya musuh.

Tapi Uprealband nggak punya Shredder.

Musuh yang paling nyata justru:

Waktu dan Kelupaan.

Sejak 2004, dunia musik sudah berubah berkali-kali.

CD.

MP3.

Website.

Download.

Streaming.

Sekarang AI.

Format berubah, platform berubah, teknologi berubah.

Website bisa mati. Rekaman bisa tercecer. Foto bisa hilang. File bisa rusak. Dan yang paling gampang terjadi:

orang lupa.

Makanya sekarang kami malah sibuk bongkar arsip lama, nyari rekaman usang, beresin website, bikin ulang artwork, sampai menggunakan AI untuk mengulik visual.

Dari luar mungkin orang melihat:

> “Ini orang-orang lagi ngapain sih?”



Ya kadang gue juga nggak tahu.

Hahahahaha.

Tapi mungkin memang begitulah cara kerja Uprealband.

Nggak selalu nongol.
Kadang berantakan.
Kadang kesasar.
Tapi tetap ngulik.

Sampai suatu saat karyanya keluar.

BOOOOMMM!

Dan orang baru sadar:

> “Oh... ternyata dari tadi mereka bikin sesuatu.”



Mungkin itu juga yang bikin gue merasa ada sedikit kemiripan dengan Kura-Kura Ninja.

Mereka nggak setiap hari nongol di publik.

Mereka lebih banyak berada di markas.

Ngulik.

Latihan.

Beresin masalah.

Lalu tiba-tiba muncul membawa hasil.

Uprealband juga kadang begitu.

Bukan berarti nggak ngapa-ngapain hanya karena nggak selalu kelihatan.

Kadang memang lagi di belakang layar.

Kadang lagi nyari jalan.

Kadang malah merasa kesasar.

Tapi anehnya, ujung-ujungnya ketemu jalan sendiri.

Dan sekarang, gara-gara cuma mau ganti thumbnail YouTube, malah lahir satu teori:

Empat Ninja = personel Uprealband
Master Splinter = OBHIK
April O'Neil = karya Uprealband
Markas = Music Studio
Musuh = Waktu dan Kelupaan

Hahahahaha.

Lha, awalnya cuma mau ganti thumbnail doang.

Kok malah jadi begini?

Ya sudah.

Sekalian mampir ke markas digital Uprealband yang sekarang terus dibangun untuk melawan satu musuh tadi:

Kelupaan.

UPREALBAND.COM

Sejak 2004, masih ngulik.
03 / RECENT RELEASES

Rilisan
terbaru.

Rilisan terbaru yang masuk ke katalog musik.

Memuat rilisan terbaru…
04 / VIDEO REPRESENTATIVE

Putar
ceritanya.

Tambahkan video yang memang tersedia dari sumber Uprealband.

VIDEO

Sambutlah — Hybrid Official

Video resmi Uprealband dalam format hybrid.

Lihat semua video →
06 / ARSIP

Semua yang
pernah ada.

Potongan visual perjalanan Uprealband dari 2004 sampai sekarang. Jelajahi arsip lengkap di web Arsip Uprealband.

Memuat potongan arsip...
Dokumentasi - 2006
07 / TENTANG

Ini adalah
Uprealband.

Band indie asal Depok sejak 2004. Website ini adalah ruang resmi sekaligus pintu utama menuju karya-karya Uprealband.

Selengkapnya →
PINTU BERIKUTNYA

Masuk lebih
jauh ke KARYA.

Music / Universe / Podcast / Stories / dan karya lainnya.

Masuk ke Karya →

My Instagram

Official Website Since 20 February 2009