📚 Setelah satu per satu urusan anak masuk sekolah akhirnya beres, kini Bany kembali melanjutkan salah satu perjalanan yang sempat tertunda.
Belajar mixing dan mastering lagu-lagu Uprealband secara mandiri.
Sebelum memasuki proses belajar ini, Bany juga sudah menyiapkan berbagai perlengkapan secara bertahap. Mulai dari PC studio, mikrofon Rode NT1, headphone monitoring Sony MDR-7506, hingga beberapa speaker referensi untuk membandingkan hasil mixing. Tidak hanya monitor studio, tetapi juga speaker komputer, AVR home theater, TWS, bahkan speaker Bluetooth mungil seperti pada foto ini. Tujuannya sederhana, memastikan lagu tetap nyaman didengar di perangkat yang benar-benar digunakan orang sehari-hari.
Lucunya, saat mulai membongkar hard disk lama hingga penyimpanan online dari belasan tahun lalu, ternyata masih banyak materi, demo, rekaman, hingga karya Uprealband yang bahkan belum sempat dirilis.
Targetnya pun sederhana.
Bukan mengejar hasil mixing yang sempurna.
Yang terpenting, lagu-lagu itu layak didengar, layak dinikmati, dan akhirnya bisa keluar dari "lemari arsip" setelah bertahun-tahun tersimpan.
Sisanya, biarlah berkembang seiring waktu. Karena belajar adalah proses yang tidak pernah benar-benar selesai.
Perjalanan ini juga mengingatkan kembali pada tahun 2007, ketika Bany bergabung dengan komunitas Musiktek.com. Menariknya, saat itu bukan sebagai penggiat dunia teknis audio, melainkan lebih banyak membantu sebagai P.R. Studio Markas. Siapa sangka, bertahun-tahun kemudian justru kembali belajar dunia mixing dan mastering secara langsung.
Kadang hidup memang unik.
Apa yang dulu hanya menjadi pelengkap perjalanan, bisa saja suatu hari menjadi bagian penting dari perjalanan berikutnya.
🎸 Salam Eksistensi.
Rock N Rules.
Komentar
Posting Komentar