Band Indie Depok: Lagu Diputar Sebulan di Radio, Tapi Tetap Memilih Jalur Sendiri




Tahun 2007 itu, belum banyak yang punya rekaman dan aransemen rapi, apalagi dari studio sendiri.

Kami waktu itu hanya berusaha membuat karya sebaik mungkin dengan kemampuan yang ada.

Lagu “Lepaslah” sempat diputar di Pop 103 FM selama sebulan penuh, bahkan hampir setiap hari terdengar, dan beberapa kali diputar kembali atas permintaan pendengar.

Dari situ mulai ada perhatian yang datang.

Kami sempat menerima komunikasi dari pihak label yang mengetahui karya kami melalui radio tersebut.

Namun saat itu, situasinya tidak ideal.

Sebuah telepon masuk di tengah perjalanan, saat berhenti di lampu merah Margonda – Juanda.

Di ujung telepon terdengar ketertarikan terhadap lagu-lagu kami yang diputar di radio.

Tapi percakapan itu tidak berlangsung lama.

Kondisi tidak memungkinkan untuk melanjutkan, dan tidak ada kelanjutan setelahnya.

Mungkin terlihat sederhana, tapi momen itu cukup membekas.

Di sisi lain, sejak awal Uprealband memang pernah mengambil keputusan bersama untuk berjalan di jalur independen.

Bukan karena menolak kesempatan, tetapi karena kami ingin menjalani proses dengan cara yang kami pahami.

Kami menyadari bahwa industri hiburan memiliki dinamika yang tidak selalu mudah.

Ada banyak yang berkembang besar bersama label, dan itu hal yang baik, namun ada juga perjalanan yang tidak selalu berjalan sesuai harapan.

Pada akhirnya, setiap pilihan memiliki konsekuensinya masing-masing.

Kami memilih untuk tetap berjalan dengan ritme kami sendiri.

Dan mungkin, dari semua itu…

yang tersisa hanyalah sebuah momen sederhana:

sebuah telepon di lampu merah, dan pilihan yang sudah ditentukan sejak awal.

Sampai hari ini, perjalanan itu masih berlanjut.


🎧 Dengarkan karya Uprealband di Spotify

Klik di sini untuk mendengarkan

Follow Uprealband:

Instagram: @uprealband
TikTok: @uprealband

Komentar