
Band Indie Depok Ini Gak Panik Soal AI, Tapi Ucapannya Bikin Kepikiran
Dunia musik lagi berubah cepat. Sekarang, bikin lagu gak harus ribet. Bahkan, dengan bantuan AI, siapa pun bisa bikin musik dalam hitungan menit.
Tapi di tengah semua kemudahan itu, ada satu sudut pandang menarik dari Bany, vokalis Uprealband, band indie asal Depok.
Alih-alih panik, dia justru melihat fenomena ini dengan cara yang cukup santai… tapi ucapannya bikin kepikiran.
“Kalau gue lihat, dunia musik itu memang selalu berubah. Walaupun gue gak ngalamin semua era, seperti analog atau piringan hitam, tapi perubahan itu pasti selalu ada.”
Buat Bany, AI bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Justru ini bagian dari siklus yang memang akan terus terjadi dalam dunia musik.
Namun, ada satu hal yang dia soroti.
Kemudahan.
“Sekarang orang-orang jadi makin mudah bikin musik. Cepat juga. Walaupun memang, buat sebagian musisi, ada yang masih merasa hasilnya belum tentu sesuai dengan selera.”
Dan dari situ, dia melihat kemungkinan yang jarang dibahas.
Ketika semua jadi mudah… maka semua akan jadi banyak.
“Karena mudah, karya akan semakin banyak bertebaran. Kalau sudah terlalu banyak, bukan gak mungkin orang jadi jenuh.”
Nah, di titik itu… arah bisa berubah.
Bany justru melihat kemungkinan bahwa orang-orang akan kembali mencari sesuatu yang lebih nyata.
“Mungkin nanti orang-orang malah rindu nonton langsung, lihat orang benar-benar main musik. Itu bisa jadi terasa lebih eksklusif.”
Sebuah pandangan yang sederhana, tapi cukup dalam.
Di saat teknologi membuat segalanya instan, justru hal yang “real” bisa jadi semakin berharga.
Menariknya, pandangan ini juga terasa dalam kehidupan pribadinya.
“Anak cowok gue sempat pengen belajar drum atau gitar. Sudah gue sediain juga. Tapi ya namanya masih anak-anak, mainnya cuma sebentar, habis itu balik lagi ke game di HP,” katanya sambil tertawa.
Sebuah potret kecil yang mungkin juga dialami banyak orang.
Di satu sisi, teknologi menarik perhatian.
Di sisi lain, ada hal-hal nyata yang perlahan mulai ditinggalkan.
Tapi Bany melihatnya dari sudut yang berbeda.
“Ke depan, bisa jadi justru yang real seperti itu yang dicari.”
Bukan berarti AI salah.
Bukan juga berarti musik tradisional harus ditinggalkan.
Semua hanya bagian dari perputaran.
“Ini gue melihatnya secara umum saja, bagaimana semuanya berjalan dan berputar.”
Dan mungkin, di tengah semua perubahan ini, ada satu hal yang tetap bertahan:
Bahwa di balik teknologi, manusia tetap mencari rasa.
---
Uprealband, sebagai band indie Depok, memilih untuk tidak melawan arus.
Mereka tidak menutup diri terhadap teknologi.
Tapi juga tidak kehilangan arah.
Karena pada akhirnya, bukan soal alatnya…
Tapi soal siapa yang memainkan, dan rasa apa yang ingin disampaikan.
🎧 Dengarkan karya Uprealband di Spotify
Klik di sini untuk mendengarkanFollow Uprealband:
Instagram: @uprealband
TikTok: @uprealband
Komentar
Posting Komentar