Uprealband Berdiri Sejak 2004, Punya Website, YouTube, Facebook, Spotify, Twitter… Tapi Instagram Baru Bikin Hari Ini. Untung @uprealband Masih Tersedia.



Kalau ada band yang jalur digitalnya nyeleneh tapi justru bikin senyum sendiri, mungkin kami salah satunya.

Uprealband sudah ada sejak 2004. Iya, 2004. Zaman ketika media sosial belum seramai sekarang, orang masih akrab dengan SMS, warnet masih jadi tempat sakral, dan eksistensi digital belum diukur dari feed estetik atau jumlah reels.

Tapi lucunya, setelah perjalanan selama itu, Instagram Uprealband justru baru dibuat hari ini.

Padahal kalau dilihat-lihat, kami ini bukan band yang baru kenal dunia digital.

Website official ada.
YouTube official ada.
Facebook Page official ada.
Spotify juga ada.
Twitter pun ada.

Lalu yang paling belakangan muncul malah justru platform yang sekarang dianggap paling umum: Instagram.

Jadi ini bukan cerita tentang band yang gaptek. Bukan juga cerita tentang band yang tertinggal zaman. Ini lebih mirip cerita tentang band yang punya ritme sendiri, jalan sendiri, dan entah kenapa membiarkan Instagram menunggu giliran paling akhir.

Kalau banyak band dari awal langsung bikin akun Instagram buat upload logo, teaser, foto latihan, behind the scene, jadwal manggung, sampai kutipan-kutipan puitis biar feed terlihat hidup, kami malah seperti mengambil jalur yang lebih santai.

Kurang lebih auranya seperti ini: musik dulu, karya dulu, platform belakangan.

Dan ternyata “belakangan” versi kami itu bukan seminggu, bukan sebulan, bukan setahun.

Tapi... panjang. Panjang sekali.

Yang bikin cerita ini makin lucu tentu bukan cuma karena Instagram-nya telat hadir.

Bagian paling gokil justru adalah ini:

Untung nama @uprealband masih tersedia.

Nah, ini baru benar-benar kejutan yang layak diberi tepuk tangan.

Karena di dunia media sosial, username yang pas itu sering kali lebih susah didapat daripada inspirasi bikin caption. Telat sedikit saja, biasanya nama sudah dipakai akun lain. Kadang akun kosong. Kadang akun random. Kadang akun jualan. Kadang akun yang posting dua kali lalu menghilang tanpa jejak sejak bertahun-tahun lalu.

Tapi entah bagaimana, setelah perjalanan kami yang dimulai dari 2004 sampai hari ini, nama @uprealband masih selamat. Masih utuh. Masih bisa dipakai.

Ini rasanya seperti semesta digital sengaja nyimpenin tempat.

Seolah-olah internet dari dulu berkata, “Sudah, tenang. Username ini kami jagain. Tapi jangan kelamaan juga, ya.”

Dari situ, cerita ini jadi bukan cuma lucu, tapi juga punya rasa yang khas. Karena yang terlihat adalah sebuah band yang memang lebih dulu hidup di karya, lalu pelan-pelan melengkapi rumah digitalnya.

Band lain mungkin sibuk membangun citra dulu, baru karya menyusul. Kami malah seperti kebalikannya. Kami sudah berjalan, sudah berkarya, sudah punya jejak di berbagai platform, lalu baru sekarang meresmikan salah satu pintu digital yang paling ramai dipakai orang.

Dan justru karena telat, hasilnya jadi punya nilai komedi yang manis.

Bayangkan saja:

Kami berdiri sejak 2004.
Website punya.
YouTube punya.
Facebook ada.
Spotify ada.
Twitter ada.
Tapi Instagram baru dibuat sekarang.

Kalau dipikir-pikir, ini bukan sekadar telat. Ini sudah masuk kategori punya gaya sendiri.

Namun di situlah letak pesonanya.

Karena kami terasa seperti band yang tidak diburu-buru algoritma. Tidak panik ikut semua arus di saat yang sama. Tidak merasa harus tampil rapi dulu sebelum punya cerita.

Kami justru datang membawa cerita yang sudah panjang. Dan ketika Instagram itu akhirnya hadir, rasanya seperti satu keping puzzle terakhir yang akhirnya ditemukan setelah lama terselip.

Jadi kalau hari ini Instagram resmi kami akhirnya ada, mungkin respons terbaik bukan cuma “akhirnya”, tapi juga:

“Wah, hebat juga. Setelah selama itu, nama @uprealband masih kebagian.”

Itu pencapaian kecil yang layak kami rayakan. Karena di zaman sekarang, dapat username yang sesuai nama band sendiri setelah telat sekian lama itu sudah seperti bonus keberuntungan.

Selamat datang, Instagram Uprealband.
Agak telat, iya.
Tapi tetap sah, tetap lucu, dan tetap layak disambut dengan senyum.

Karena kadang yang datang paling akhir justru membawa cerita paling seru.

Ini dia Instagram nya hehee






Komentar