- Mbah Emil: Sebagai sosok "gitaris legendaris", Mbah Emil dikenal dengan teknik sliding gitar yang sangat khas. Catatan sejarah mencatat peran vitalnya bukan hanya dalam membimbing aransemen lagu bagi uprealband, namun ia pulalah yang menjadi jembatan sejarah—sosok yang memperkenalkan Hendry kepada uprealband, memulai sebuah kolaborasi yang signifikan.
- Glen: Seorang bassist senior yang menjadi pilar teknis di skena musik Depok. Ia memberikan pendalaman teknik instrumen secara intensif kepada Gerry, bassist uprealband, yang berdampak langsung pada kokohnya fondasi ritmik dalam komposisi musik mereka.
- Hendry: Vokalis dengan rekam jejak luas yang tiba di Depok dari Lampung. Kehadirannya membawa hembusan tren nasional saat ia memperkenalkan CD album milik Kertas Band (yang kelak bertransformasi menjadi Armada) dengan hits ikonik "Kekasih yang Tak Dianggap." Meski bukan personil Kertas Band, perannya sebagai pembawa pesan tren dan kolaborator vokal menjadikannya elemen penting dalam sejarah studio ini.
- Arsip Lampung ke Depok: Membawa materi Kertas Band (Armada) ke Markas Studio sebagai referensi musik nasional.
- Eksistensi di Grass Rock: Memperkuat reputasinya sebagai vokalis rock di level nasional.
- Era Bandroll: Aktif dalam sirkuit pertunjukan live, mempererat hubungan dengan komunitas Depok.
- Transisi ke Funky Kopral: Mengukuhkan posisinya di industri musik sebagai vokalis utama salah satu band funk-rock terbesar.
Kategori | Lagu dalam Album EVOLUTION | Lagu Kolaborasi (Non-Album) |
|---|---|---|
Judul Lagu | Materi Utama Diskografi | "Tuk Raih Cintamu" & "Ku Disini" |
Karakteristik Musik | Estetika Alternatif yang Terkurasi | Rock Dominan & Raw Energy |
Kolaborator Vokal | Fokus pada Vokal Utama Band | Hendry (Backing Vocal) |
Fungsi Dokumentasi | Representasi Visi Konsep Album | Arsip Perjalanan & Timeline Sejarah |
%20and%20Glen%20(bassist%20senior%20Depok).jpg)

